Proctorship Pelayanan Kateterisasi Jantung Anak di RSUD Banten

Proctorship Pelayanan Kateterisasi Jantung Anak di RSUD Banten
Rumah Sakit Umum Daerah Banten menggelar kegiatan Proctorship Penatalaksanaan Kateterisasi Jantung Anak di RSUD Banten, pada Rabu, 6 Juni 2022 bertempat di Ruang Cathlab RSUD Banten.

Kegiatan Proctorship Kateterisasi Jantung Anak disampaikan oleh Direktur RSUD Banten bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan proctorship bedah jantung kelainan jantung bawaan pada anak yang dilakukan di RSUD Banten melalui bimbingan dari dokter spesialis konsultan dari RS Hasan Sadikin Bandung dengan jumlah pasien sebanyak 12 pasien anak. 

Penatalaksanaan kateterisasi jantung oleh Cathlab RSUD Banten dilaksanakan sebagai salah satu wujud dari peningkatan fasilitas untuk memaksimalkan upaya layanan kesehatan yang diberikan oleh RSUD Banten. Pada kegiatan proctorship ini, turut hadir Penjabat (Pj) Gubernur Banten, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Direktur RSUD Banten beserta jajaran bidang pelayanan serta para dokter spesialis dan general practitioners RSUD Banten melalui saluran Zoom Meeting. 

Gubernur Banten, Dr. Al Muktabar, MSc menyampaikan dalam sambutannya bahwa Pemerintah Provinsi Banten terus menerus mengupayakan layanan yang baik bagi masyarakat di bidang kesehatan sebagaimana disampaikan pula dalam amanah presiden dalam berbagai kesempatan. Bersama moment ini, Al-Muktabar juga menyampaikan kepada Dinas Kesehatan Provinsi Banten beserta jajaran dan RSUD Provinsi Banten beserta unit kerja stakeholder bahwa pada situasi Pandemi yang sudah semakin membaik maka kita perlu mengupayakan upaya progresif pada tata kehidupan baru pasca covid19, untuk terus meningkatkan cakupan vaksinasi termasuk dalam melakukan terobosan spesifik seperti agenda proctorship jantung anak ini. 

Gubernur juga mengapresiasi dan memberikan penghargaan kepada Dinas Kesehatan dan RSUD Banten atas kegiatan proctorship Jantung Anak ini sebagai langkah progresif dalam memberikan yang terbaik kepada masyarakat khususnya di RSUD Provinsi Banten. Serta Gubernur pada kesempatan ini juga menyampaikan mengenai keadaan kesehatan di provinsi banten terkait info covid yang sudah cukup terkendali, parameter global kesehatan untuk berpacu dengan indeks pembangunan manusia dan tingkat harapan hidup, pemenuhan fasilitas kesehatan, penurunan angka morbiditas, pemberian ASI dan imunisasi yang mana semua ini menjadi bagian dari indikator penting yang berhubungan dengan proses dinamika ekonomi masyarakat serta terkait perlunya perumusan kebijakan dan pelaporan yang terukur untuk isu strategis stunting dan gizi buruk. 

Di kesempatan lain, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, dr. Hj. Ati Pramudji Hastuti, MARS menyampaikan bahwa langkah-langkah seperti ini akan terus dilakukan sebagai bekal menuju RSUD Banten sebagai RS Tipe B Pendidikan untuk memberikan manfaat baik dalam peningkatan kualitas layanan di RSUD Banten maupun bermanfaat dalam rangka pembelajaran bagi RS lainnya yang ada di seluruh Provinsi Banten.

Kadinkes juga mengapresiasi dan berterima kasih kepada RSUD Banten dan Tim Cathlab RSUD Banten serta menghimbau kepada seluruh organisasi profesi dan perhimpunan spesialis di lingkungan RSUD Banten serta kepada peserta yang mengikuti kegiatan untuk menyimak dengan sebaik-baiknya agar dapat bermanfaat dan diterapkan pada fasilitas kesehatan lainnya. 

Pada sesi berikutnya, kegiatan proctorship dilanjutkan dengan presentasi oleh Ns. Sandy Tim Cathlab RSUD Banten. Proctorship Kateterisasi Jantung Anak RSUD Banten dihadiri oleh dokter spesialis anak konsultan kardiolog anak dari RS Hasan Sadikin Bandung yaitu dr. Rahmat Budi, SpA (K) sebagai dokter tamu proctorship dan dr. E. S Zul Febrianti, SpA (K) yang merupakan dokter anak konsultan jantung anak RSUD Banten sebagai dokter operator tindakan kateterisasi jantung anak.

Ruang Cathlab merupakan ruang pemasangan ring jantung untuk kasus iskemia pembuluh darah coroner. Dijelaskan bahwa tindakan yang dilakukan pada kegiatan ini adalah tindakan pembuluh darah vaskuler dan akan dilakukan pada Rabu-Kamis, 8-9 Juni 2022 yang diberikan untuk 12 pasien anak  yang mengalami kelainan jantung pada PDA dan PSD serta adanya kebocoran pada saluran pulmonal arteri dan pembuluh darah aorta.

Tahapan yang dilakukan pertama kali pada tindakan Kateterisasi Jantung adalah melakukan diagnostik dan mencari letak atau posisi diameter untuk mengetahui letak kebocoran pada jantung. Kemudian operator akan melakukan pemasangan device atau penutup jantung dengan alat mekanik device occluder. Kateterisasi Jantung yang dilakukan di Ruang Cathlab terdiri dari berbagai monitor diantaranya monitor EKG, monitor listrik jantung, monitor bentuk pergerakan alat, serta dilengkapi monitor denyut nadi, tensimeter, heart rate, saturasi oksigen dan lain-lain. Semua monitor ini memiliki peran penting untuk memantau aktivitas jantung agar tetap dalam keadaan normal sehingga dapat mencegah risiko terhadap jantung karena adanya tindakan atau intervensi yang dilakukan.

#proctorshipkateterisasijantunganak
#kateterisasijantung
#spesialisanak
#kelainanjantunganak
#rsudprovinsibanten
#dinkesprovbanten
#pemprovbanten
#humaspromkes
Share :